Jumat, 05 April 2013








KARAKTERISTIK DAN TUGAS – TUGAS PERKEMBANGAN
      Makalah ini disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Psikologi Sekolah
Dosen Pengampu Ibu Wulan Adiarti

  Disusun Oleh :
1. Doni prayogo    3201411082
2. Erlina Safitri     3301411004
3. Renatra P.S       3301411009
4. Nur Fadillah     3301411017





UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2013




i

KATA PENGANTAR


Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan makalah ini.
Dalam penulisan makalah  ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan tugas ini.
Dalam makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Semarang, Maret 2013

















ii


DAFTAR ISI

Halaman Judul ............................................................................................................ i

Kata Pengantar  .......................................................................................................... ii

Daftar Isi  ....................................................................................................................iii

BAB I
 PENDAHULUAN
A. Latar Belakang  .................................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah ................................................................................................ 2
C. Tujuan Penulisan ………………………………………………………………. 2

BAB II
PEMBAHASAN
A.    Karakteristik perkembangan…………………….……………………………….3
B.     Tugas tugas perkembangan……………………………………………………..12

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan  .......................................................................................................15
B.  Saran …………………………………………………………………………15

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………16










BAB I
  PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan sedari awal kehidupan sampai akhir dari kehidupan. Didalam perkembangan yang terjadi itu, manusia mengalami beberapa fase kehidupan yang terbagi dalam beberapa bagian dengan berbagai karakteristik yang berbeda – beda pada setiap tahapnya. Dari beberapa bagian itu, memiliki pengaruh yang sangat besar bagi kelangsungan kehidupan, perkembangan fisik, perkembangan psikologi dan juga perkembangan sosial. Seringkali manusia mengalami kegagalan dalam beberapa fase yang mengakibatkan kurang sempurnanya pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi. Sehingga mengakibatkan penyimpangan – penyimpangan dalam menjalani kehidupan. Beberapa manusia yang mengalami kegagalan itu, seringkali pula tidak menyadari jika peristiwa yang terkadang dianggap tidak begitu berarti dimasa lalu justru mengakibatkan masalah besar dikemudian hari. Kebanyakan dari orang tua yang berperan penting dalam perkembangan anak mereka, seringkali tidak mengetahui fase – fase penting pada masa anak d– anak yang nantinya akan membentuk kepribadian dimasa depan. Sehingga seringkali orang tua melakukan kesalahan fatal yang tidak disadari dan mengakibatkan penyimpangan terhadap diri anak.
Maka dari itu, didalam makalah ini akan dibahas mengenai karakteristik dan tugas – tugas perkembangan didalam perjalanan hidup manusia. Sehingga pemahaman terhadap fase – fase perkembangan yang terjadi pada diri manusia dapat dipahami dengan baik. Oleh karena itu penulis mengambil judul makalah ‘Karakteristik dan Tugas – Tugas Perkembangan.







1


B. Rumusan Masalah
1.      Bagaimana karakteristik perkembangan yang dialami manusia?
2.      Apa saja tugas – tugas perkembangan?

C. Tujuan Penelitian
1.      Untuk mengetahui karakteristik perkembangan yang dialami manusia.
2.      Untuk mengetahui tugas – tugas perkembangan.























2

                                                                        BAB II
                                                                PEMBAHASAN

A. Karakteristik Perkembangan
Perkembangan yang dialami oleh manusia, melewati beberapa tahapan yang pasti akan dilaluinya. Berikut ini beberapa fase – fase dalam perkembangan yang dialami oleh manusia.
1.      Masa Prenatal
Periode pertama dalam fase perkembangan kehidupan manusia ini merupakan periode yang paling singkat. Dimulai pada saat pembuahan dan berakhir pada kelahiran.
Ciri penting masa prenatal :
a.       Pembawaan Lahir, membentuk bawaan fisik, mental dan juga jenis kelamin.
b.      Pertumbuhan dan perkembangan yang cepat, manusia mengalami pertumbuhan paling cepat pada masa ini.
c.       Kondisi dalam lingkungan pralahir, tergantung pada kondisi sang ibu. Jika tubuh ibu baik maka perkembangan juga akan membaik.
d.      Sikap orang – orang yang berarti, sikap orang – orang terdekat, terutama keluarga mempengaruhi perkembangan terhadap anak termasuk timbulnya sikap pada anak yang nantinya akan mempengaruhi kehidupan.
1)      Sumber timbulnya sikap, banyak faktor yang memperngaruhi sikap terhadap anak.
Pertama pengalaman awal masa muda dengan anak – anak menentukan perasaan mereka, seseorang wanita yang harus membantu merawat adik – adiknya mungkin akan mempunyai sikap yang kurang menyenangkan pada anak – anak, atau wanita yang dibesarkan sebagai anak tunggal mungkin ingin memiliki banyak anak untuk mengatasi kesepian pada masa mudanya.
3


Kedua, pengalaman dengan teman – teman, baik dimasa lalu atau masa sekarang. Misalnya seorang pemuda yang mendengar keluhan teman – temannya, tentang kesulitan keuangan yang dihadapi sebagai orang tua, memutaskan untuk tidak memiliki banyak anak.
2)      Efek sikap pada anak – anak, sikap ibu dapat mempengaruhi bayinya yang belum dilahirkan. Misalnya, seorang ibu yang menginginkan seorang anak laki – laki mempunyai sikap yang kurang menyenangkan jika ternyata yang terlahir adalah anak perempuan. Jika anak yang terlahir adalah laki – laki seperti yang diharapkan, maka disadari atau tidak maka ia kan menunjukkan sikap lebih menyenangi anak laki – laki itu dan perlakuan terhadap anak perempuan akan mengalami kesenjangan.

2.      Masa Neonatal
Periode dimana manusia yang baru terlahir menyesuaikan diri dengan keadaan diluar rahim.
Ciri penting masa neonatal :
a.       Periode yang tersingkat dari semua masa perkembangan, menurut kriteria psikologi perkembangan terjadi sekitar waktu dua minggu.
b.      Masa penyesuaian yang radikal, beberapa bayi dapat dengan mudah menyesuaikan diri namun bagi bayi lain ada yang kesulitan dan mengalami kegagalan.
c.       Masa terhentinya perkembangan
d.      seringkali terjadi kemunduran seperti berkurangnya berat badan dan kecenderungan menjadi kurang sehat. Terhentinya pertumbuhan merupakan hal yang normal karena penyesuaian terhadap kondisi baru.
e.       Pendahulan dari perkembangan selanjutnya
f.       Periode yang berbahaya, karena penyesuaian diri terhadap lingkungan baru.
4


3.      Masa Bayi
Ciri – ciri penting pada masa bayi :
a.       Dasar yang sesungguhnya, seluruh masa anak – anak terutama tahun – tahun awal dianggap sebagai masa dasar. Seperti permulaan berkembanganya penggolongan peran seks.
Hampir dari saat dilahirkan anak laki – laki diperlakukan seperti anak laki – laki dan perempuan sebagai perempuan. Anak laki – laki, misalnya diberi pakaian warna biru, diselimuti dengan selimut biru dan kamarnya tidak diberi hiasan jumbai – jumbai. Mainan dipilihkan mainan anak laki – laki dan diceritakan berbagai dongeng tentang anak laki – laki dan kegiatannya.
Sementara pada anak perempuan, penekanan peranan seks tidak terlalu ditekankan seperti anak laki – laki, tetapi secara tidak langsung anak perempuan peran seksnya sudah ditetapkan pada masa bayi dengan memperbolehkan mereka menangis dan menunjukkan tanda – tanda lain ‘kelemahan wanita’ yang tidak diperkenankan pada bayi laki – laki.
Penggolongan peran seks merupakan salah satu tahapan penting dalam kehidupan manusia. Terdapat beberapa kasus ketidak puasan orang tua terhadap jenis kelamin pada anak. Terjadi sebuah kasus, dimana ketika seorang ayah sangat menginginkan seorang anak laki – laki, tetapi ketika yang terlahir anak perempuan dan ayah tersebut tidak bisa menerimanya dan tetap memaksakan kehendaknya. Akhirnya, sang anak perempuan oleh ayah tersebut dibesarkan dan dididik seperti layaknya anak laki – laki, akibatnya ketika ia mulai menginjak masa remaja dan dewasa sang anak perempuan akan secara otomatis mengalami penyimpangan seksual dan juga penyimpangan sosial, karena sedari kecil ia telah dikenalkan sebagai anak laki – laki dan bukan anak perempuan yang seharusnya.


5
b.      Pertumbuhan dan perubahan berjalan pesat, perkembangan bayi terutama pada tahun pertama berjalan lebih pesat, baik secara fisik maupun psikologis.
c.       Berkurangnya ketergantungan, merupakan efek yang terjadi dari pesatnya perkembangan yang memungkinkan bayi melakukan sesuatu perbuatan tanpa bantuan.
d.      Meningkatnya individualitas
e.       Permulaan sosialisi dan kreatifitas

4.      Awal masa Kanak – Kanak
a.       Sebutan yang sering dipakai orang tua :
1)      Masa sulit, terutama karena perawatan fisik anak.
2)      Usia mainan, karena anak menghabiskan banyak waktunya dengan bermain.
b.      Sebutan yang sering digunakan pendidik :
               Usia prasekolah, yang merupakan masa persiapan anak untuk memasuki   kehidupan sekolah.
c.       Sebutan yang sering digunakan ahli psikologi :
1)      Usia kelompok
2)      Usia menjelajah
3)      Usia bertanya
4)      Usia meniru
5)      Usia kreatif

5.      Akhir Masa Kanak – Kanak
a.       Sebutan yang sering digunakan orang tua :
1)      Usia yang menyulitkan, karena anak lebih banyak dipengaruhi oleh teman sebayanya.
2)      Usia tidak rapi.
3)      Usia ceroboh.


6


b.      Sebutan yang sering digunakan pendidik :
1)      Usia sekolah dasar.
2)      Periode kritis dalam dorongan berprestasi, masa dimana anak membentuk kebiasaan untuk mencapai sukses, tidak sukses atau sangat sukses yang akan berkorelasi tinggi pada prestasi dimasa dewasa.
c.       Sebutan yang sering digunakan ahli psikologi :
1)      Usia berkelompok.
2)      Usia penyesuaian diri.

6.      Masa Puber
Ciri – ciri masa puber :
a.       Periode tumpang tindih, karena kedudukan remaja berada pada akhir masa kanak – kanak dan awal masa remaja.
b.      Periode yang singkat, biasanya hanya terjadi dua tahun atau kurang,
c.       Memiliki tiga tahapan :
1)      Prapuber, ciri – ciri seks sekunder mulai tampak tetapi organ – organ reproduksi belum sepenuhnya berkembang.
2)      Puber, masa dimana kematangan seksual mulai tampak. Pada anak laki – laki akan mengalami mimpi basah sementara pada anak perempuan mengalami haid.
3)      Pascapuber, ciri – ciri seks sekunder telah berkembang dengan baik dan organ – organ seks mulai berfungsi secara matang.
d.      Pertumbuhan dan perubahan yang pesat.
e.       Fase negatif, fase dimana individu mengambil sikap ‘anti’ terhadap kehidupan atau kehilangan sifat – sifat baik.






7

7.      Masa Remaja
Ciri – ciri pada masa remaja :
a.       Periode yang penting, ada beberapa periode yang dianggap lebih penting daripada beberapa periode lainnya karena berakibat langsung terhadap sikap dan prilaku dan ada yang dianggap penting karena berakibat jangka panjang. Pada periode ramaja, keduanya dianggap penting, begiti pula akibat disik maupun akibat psikologis pada masa remaja keduanya dianggap penting.
b.      Periode peralihan, dalam setiap periode peralihan status individu tidaklah jelas dan terdapat keraguan akan peran yang dilakukan.
c.       Periode perubahan, selama masa awal remaja, ketika perubahan fisik teradi dengan pesat, perubahan perilaku dan sikap juga berlangsung dengan pesat.
d.      Usia bermasalah, hal ini karena pada masa kanak – kanak jika ada masalah maka orang tua atau pendidik yang akan menyelesaikannya sehingga tidak memiliki kesiapan untuk menghadapi masalah yang ada dan justru menimbulkan masalah.
e.       Mencari identitas.
f.       Usia yang menimbulkan ketakutan.
g.      Masa yang tidak realistis.
h.      Ambang masa dewasa.

8.      Masa Dewasa Awal
Masa dewasa dini merupakan periode penyesuaian diri terhadap pola – pola kehidupan baru dan harapan – harapan sosial baru. Individu memulai peran baru, seperti suami, istri, orang tua atau pencari nafkah.
Ciri – ciri yang menonjol pada masa ini :
a.       Masa pengaturan, seorang pria mencoba bekerja untuk meniti karirnya, sementara seorang wanita diharapkan mulai menerima tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga atau bekerja.
b.      Usia reproduktif.

8
c.       Masa bermasalah, masalah yang terjadi biasanya berhubungan dengan penyesuaian diri dalam kehidupan perkawinan, peran sebagai orang tua atau karir.
d.      Ketegangan emosional, timbulnya masalah dalam kehidupan rumah tangga atau oekerjaan seringkali menimbulkan terganggunya secara emosional jika tidak bisa menyelesaikannya.
e.       Keterasingan sosial, munculnya seseorang yang baru didalam kehidupan, seperti istri atau suami menimbulkan kerenggangan pada hubungan kekerabatan dan pertemanan.
f.       Masa komitmen
g.      Masa ketergantungan, meskipun telah mencapai usia dewasa, namun tetap ada yang tergantung pada orang tua atau lembaga pemerintahan.
h.      Perubahan nilai.
i.        Penyesuaian diri dengan cara hidup baru.
j.        Masa kreatif

9.      Masa Dewasa Paruh Baya
Ciri – ciri yang menonjol :
a.       Periode yang sangat ditakuti, yaitu adanya kepercayaan tradisional tentang kerusakan mental dan fisik yang diduga disertai dengan berhentinya reproduksi kehidupan.
b.      Masa transisi.
c.       Masa stress
1)      Stres somatik, disebabkan oleh keadaan jasmani yang menunjukkan usia tua.
2)      Stres budaya, berasal dari penempatan nilai tinggi pada kemudaan, keperkasaan dan kesuksesan oleh kelompok budaya tertentu.
3)      Stres ekonomi, diakibatkan oleh beban keuangan dari mendidik anak.

9
4)      Stres psikologis, yang mungkin disebabkan oleh kematian istri atau suami, kepergian anak dari rumah, kebosanan dari perkawinan.
d.      Usia yang berbahaya, merupakan suatu masa dimana seseorang mengalami kesusahan fisik sebagai akibat dari terlalu banyak bekerja, rasa cemas yang berlebihan atau kurangnya memperhatikan kehidupan.
e.       Usia canggung, Franzblau mengatakan bahwa ‘orang yang berusia madya seolah – olah berdiri diantara generasi pemberontak yang lebih muda dan generasi warga senior’
f.       Masa berprestasi.
g.      Masa evaluasi.
h.      Masa sepi dan juga masa jenuh.

10.  Masa Lanjut Usia
Ciri – ciri yang menonjol pada masa ini :
a.       Periode kemunduran, kemunduran secara fisik maupun mental.
b.      Perbedaan individual pada efek menua, orang menjadi tua secara berbeda karena mereka mempunyai sifat bawaan yang berbeda, sosio ekonomi dan latar belakang pendidikan yang berbeda.
c.       Usia tua dinilai dengan kriteria yang berbeda.
d.      Sterotipe orang lanjut usia, sterotipe dan kepercayaan tradisional mengenai orang lanjut usia timbul dari 4 sumber utama, yaitu :
1)      Orang lanjut usia digambarkan tidak menyenangkan
2)      Hilangnya data fisik, hubungan sosial dan emosi.
3)      Humor yang menekankan ketololan orang tua dibandingkan kebijaksanaan.
4)      Keadaan fisik dan mental yang sudah loyo.
e.       Sikap sosial terhadap usia lanjut, karena banyaknya pandangan terhadap usia lanjut yang tidak menyenangkan maka perlakuan sosial terhadap orang usia lanjut juga tidak menyenangkan. Akibatnya usia lanjut menganggap diri mereka sudah tidak berguna lagi.


10
f.       Status kelompok minoritas.
g.      Perubahan peran.
h.      Penyesuaian yang buruk, karena sikap sosial yang tidak menyenangkan bagi orang usia lanjut maka banyak orang usia lanjut mengembangkan diri yang tidak menyenangkan.
i.        Keinginan menjadi muda sangat kuat.



























11

B. Tugas – Tugas Perkembangan

Menurut  Havighurst,  tugas  perkembangan  adalah  tugas-tugas  yang  harus  diselesaikan individu  pada  fase-fase  atau  periode  kehidupan    tertentu,  dan  apabila  berhasil  mencapainya mereka  akan  berbahagia,  tetapi  sebaliknya  apabila  mereka  gagal  akan  kecewa  dan  dicela  orang tua atau masyarakat dan perkembangan selanjutnya juga akan mengalami kesulitan. Tugas perkembangan merupakan tugas yang muncul pada saat atau sekitar periode tertentu dari kehidupan individu. Beberapa tugas perkembangan yang dilakukan oleh individu muncul akibat dari kematangan fisik. Hurlock  (1981)  menyebut  tugas    tugas  perkembangan  ini  sebagai  social  expectations yang  artinya  setiap  kelompok  budaya  mengharapkan  anggotanya  menguasai  keterampilan tertentu yang penting dan memperoleh pola perilaku yang disetujui oleh berbagai usia sepanjang rentang kehidupan.
Tugas tugas perkembangan pada setiap individu menurut Havighurst(Hurlock, 1980) adalah sebagai berikut :
1.      Masa bayi dan masa kanak kanak
a.       Belajar memakan makanan padat
b.      Belajar berjalan
c.       Belajar berbicara
d.      Belajar mengendalikan pembuangan kotoran tubuh
e.       Mempelajari perbedaan seks dan tata caranya
f.       Mempersiapkan diri untuk membaca
g.      Belajar membedakan benar dan salah, dan mulai mengembangkan hati nurani.
2.      Akhir masa kanak kanak
a.       Belajar ketrampilan fisik yang diperlukan untuk bermain
b.      Membangun sikap yang sehat mengenai diri sendiri sebagai makhluk yang sedang tumbuh
c.       Belajar menyesuaikan diri dengan teman sebaya
d.      Mulai mengembangkan peran sosial pria dan wanita

12

e.       Mengembangkan ketrampilan dasar untuk membaca, menulis dan berhitung
f.       Mengembangkan pengertian pengertian yang diperlukadn untuk kehidupan sehari hari
g.      Mengembangkan hati nurani, pengertian moral, dan tata tingkatan nilai
h.      Mengembangkan sikap terhadap kelompok sosial dan lembaga
i.        Mencapai kebebasan pribadi

3.      Masa remaja
a.       Mencapai hubungan baru dan yang lebih matang dengan teman sebaya baik pria maupun wanita
b.      Mencapai peran sosial pria dan wanita
c.       Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan tubuhnya secara efektif
d.      Mengharapkan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab
e.       Mencapai kemandirian emosional dari orang tua dan oradng dewasa lainnya
f.       Mempersiapkan karier ekonomi
g.      Mempersiapkan perkawinan dan keluarga
h.      Memperoleh perangkat nilai dan sistem etika sebagai pegangan untuk berprilaku mengembangkan idiologi
4.      Awal masa dewasa
a.       Mulai bekerja
b.      Memilih pasangan
c.       Belajar hidup dengan tunangan
d.      Mulai membina keluarga
e.       Mengasuh anak
f.       Mengelola rumah tangga
g.      Mengambil tanggung jawab sebagai warga negara
h.      Mencari kelompok sosial yang menyanangkan
5.      Masa usia paruh baya
a.       Mencapai tanggung jawab sosial dan dewasa sabagai warga negara
b.      Membantu anak anak remaja belajar menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab dan bahagia

13

c.       Mengembangkan kegiatan kegiatan pengisi waktu luang
d.      Menghubungkan diri sendiri dengan pasangan hidup sebagai individu
e.       Menerima dan menyesuaikan diri dengan perubahan perubahan fisik
f.       Mencapai dan mempertahankan prestasi yang memuaskan dalam karier pekerjaan
g.      Menyesuaikan diri dengan orang tua yang semakin tua

6.      Masa tua
a.       Menyesuaikan diri dengan menurunnya kekuatan fisik dan kesehatan
b.      Menyesuaikan diri dengan masa pensiun dan berkurangnya penghasilan keluarga
c.       Menyesuaikan diri dengan kematian pasangan hidup
d.      Membentuk hubungan hubungan orang orang seusia
e.       Membentuk pengaturan kehiupan fisik yang menuaskan
f.       Menyesuaikan diri dengan peran sosial secara fleksibel

















14

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

A.    Kesimpulan
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa :
1.      Perkembangan yang dialami oleh manusia, melewati beberapa tahapan yang pasti akan dilaluinya
2.      Karakteristik perkembangan dibagi menjadi sepuluh periode yang dimulai dari masa prenatal dan diakhiri pada masa usia lanjut
3.      Tiap tiap masa mempunyai karakteristik dan ciri ciri  yang berbeda beda
4.      Tiap individu mempunyai tugas perkembangan yang merupakan muncul pada saat atau sekitar periode tertentu dari kehidupan individu
5.      Tugas tugas perkembangan pada setiap individu dibagi menjadi enam masa periode yang tiap masa mempunyai tugas tugas yang berbeda beda sepanjang rentang kehidupan.


B.     Saran
Perkembangan manusia mengalami beberapa fase yang semuanya mempunyai karakteristik yang berbeda. Hal ini sangat penting diperhatikan dan dipelajari manusia agar nantinya memiliki perkembangan yang baik karena  berpengaruh bagi kelangsungan kehidupan, perkembangan fisik, perkembangan psikologi dan juga perkembangan sosial. Seringkali manusia mengalami kegagalan dalam beberapa fase yang mengakibatkan kurang sempurnanya pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi hal itu disebabkan karena kurangnya perhatian yang mendalam mengenai perkembangan manusia.
Mengingat hal itu sangat penting bagi pertumbuhan manusia maka setiap individu hendaknya dapat mempelajari katekteristik dan tugas tugas perkembangan ini dengan baik dan benar.








15


DAFTAR PUSTAKA


Hurlock, Elizabeth B. 1980. Psikologi perkembangan. Edisi kelima. Terjemahan istiwiayanti dan soejarwo. Jakarta : Erlangga

Rifa’I,  achmad dkk. 2010. Psikologi pendidikan. Semarang. Unnes press


































16